Kamis, 22 November 2018

(2) Waktu dan Yang tak Menentu

pagi ini aku kembali bahagia, dia mengirimi lagi puisi yang selalu kuminta..
entahlah .. aku hanya merasa kata-kata nya adalah mantra ... dan memberi candu yang tak terduga ,

tak terlalu indah, hanya sekedar kata sederhana yang menciptakan rasa yang tak sederhana ...
aku mulai dibuat repot dengan perasaanku sendiri ... andai ... andai aku bisa mengendalikannya ..

kau mau dengar puisi nya ?

###

air disini mengalir tak menentu
kemarin tak mengalir hingga siang menjelang
hari ini mengalir deras sejak awal waktu

begitu pula sang waktu
mengalir seolah tak menentu, tanpa ada yang tau
detik ini kita tertawa
sedetik kemudian, mungkin tawa itu menghilang tanpa sisa

kita hanya bisa berdoa
meminta pada sang pemilik waktu
kemudian terus berusaha,
agar antara dua bahagia
seolah tanpa jeda waktu

selamat pagi Ai
Apa kabarmu hari ini ?
semoga indah sepanjang waktu
semoga diberkahi sang pemilik waktu ..

#####

seperti air dan waktu yang tak menentu ,
hati ku kini juga merasakan hal yang tak menentu

dan bila rasa ini adalah bagian dari waktu
akupun juga tak tahu ,
akan kah rasa ini menghilang tanpa sisa seperti katamu

dan bila aku hanya bisa berdoa ,
bolehkah aku meminta pada sang pemilik waktu ?
agar menghadiahkan waktu tuk satukan kita dalam temu ?
agar aku bisa merasakan dua bahagia yang tanpa jeda itu

selamat pagi tuan
aku baik baik saja pagi tadi
kau menghadiahkan hari yang indah sepanjang waktu
dan kuharap pemilik waktu menghadiahkan mu untuku ..

selamat tidur .. :D .. saranghae..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar